Gerung - Suasana meriah menyelimuti Festival Peresean Bupati Lobar Cup ketika Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) berhasil mengajak Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, untuk menyaksikan langsung atraksi budaya khas masyarakat Sasak tersebut, Kamis, 28 Agustus 2025 di Taman Kota Gerung. Kehadiran Wamen Transmigrasi ini menjadi momentum bersejarah, karena peresean semakin mendapatkan perhatian pemerintah pusat sebagai warisan budaya yang layak dilestarikan bahkan dikembangkan ke level nasional.
Wamen Viva Yoga Mauladi, yang hadir di Lombok Barat dalam rangka Rapat Kerja Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kawasan, Kementeria Transmigrasi, mengaku sangat terkesan dengan pertunjukan peresean.
“Peresean ini luar biasa! Bukan hanya pertunjukan, tapi cerminan keberanian, sportivitas, dan filosofi hidup masyarakat Sasak. Tradisi ini harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda, karena memiliki nilai budaya yang tinggi,” ungkapnya penuh kekaguman.
Keberhasilan menghadirkan pejabat pusat menyaksikan langsung peresean menjadi bukti komitmen Bupati Lobar dalam mengangkat martabat budaya lokal. Dalam kesempatan itu, Bupati LAZ menegaskan bahwa Lombok Barat tengah memperjuangkan agar peresean bisa diakui sebagai cabang olahraga resmi. “Ini adalah salah satu ikhtiar kami agar peresean tidak hanya dikenal sebagai atraksi budaya, tetapi juga menjadi cabang olahraga yang dapat dipertandingkan secara resmi. Dengan demikian, pepadu-pepadu kita bisa mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Bupati.
Apresiasi juga datang dari masyarakat yang turut menyaksikan festival. Salah seorang tokoh pemuda Lombok Barat, Kurniadi Zainuddin, menyampaikan rasa bangganya kepada Bupati.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati LAZ. Beliau bukan hanya peduli pada pembangunan, tetapi juga pada pelestarian budaya. Membawa Wakil Menteri menyaksikan peresean adalah langkah luar biasa yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap identitas budaya kita,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh warga Desa Jembatan Kembar, Hasanudin yang hadir bersama keluarganya.
“Ini pertama kalinya saya melihat pejabat pusat menonton langsung peresean di Lobar. Semua ini berkat kerja keras Bupati LAZ. Kami bangga punya pemimpin yang mampu memperkenalkan warisan budaya Sasak hingga ke tingkat nasional,” tuturnya dengan penuh haru.
Festival Peresean Bupati Cup kali ini tidak hanya menjadi tontonan rakyat, tetapi juga tonggak penting dalam perjuangan melestarikan identitas budaya Sasak. Sambutan hangat masyarakat, sorak penonton, dan antusiasme pepadu menjadi bukti bahwa peresean telah melekat kuat di hati masyarakat Lombok Barat.
Kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi yang terpukau menyaksikan langsung, semakin meneguhkan bahwa Lombok Barat di bawah kepemimpinan H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mampu membawa kearifan lokal menuju panggung nasional.
0 Komentar